Tokyo sebagai tuan rumah terpilih untuk event internasional olimpiade 2020 tetap kekeuh untuk melaksanakan acara rutin tersebut. Meski begitu, Olimpiade Tokyo 2020 yang dijadwalkan akan berlangsung pada 24 Juli sampai 9 Agustus itu masih menuai banyak kontra dari banyak negara.

Negara Kanada pun tengah menyatakan tidak akan mengirim atlet untuk Olimpiade kali ini demi menjaga keselamatan, kesehatan dan keamanan para atlet mereka.

Lalu bagaimana dengan Indonesia? Hingga kini, Indonesia masih menunggu keputusan dari Komite Olimpiade Internasional (IOC) terkait pengiriman atlet ke Jepang. Sebagaiamana menurut Ketua National Olympic Committee (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari, Indonesia tak ingin terburu-buru mengambil keputusan.

“Kita sabar saja melihat perkembangan ke depan. IOC pasti tidak bakal ambil risiko. NOC Indonesia sepenuhnya memberikan kepercayaan kepada IOC untuk membuat keputusan terkait Olimpiade Tokyo karena kami percaya mereka pasti memikirkan yang terbaik buat para atlet,” kata Okto

Sikap Indonesia Terkait Kirim Atlet di  Olimpiade 2020 di Tengah Pandemi Corona

Indonesia Tunggu IOC

Pekan lalu Indonesia mendapat kesempatan untuk menyampaikan pendapat terkait perkembangan Olimpiade di tengah pandemi virus corona.

Kesempatan tersebut dilakukan dalam rapat telekonferensi bersama Presiden IOC Thomas Bach. Okto mengatakan kepada Bach bahwa NOC Indonesia sudah berkomunikasi dengan China dan Jepang untuk memberikan dukungan. Ia juga menyebut telah memberikan kepercayaan kepada IOC untuk membuat keputusan.

“Pada prinsipnya IOC minta dukungan dari NOC se-Asia. Terkait jadwal olimpiade belum ada perubahan dan masih akan melihat perkembangan ke depan,” ujarnya.

Sebelumnya, setelah sempat bersikeras akan menggelar Olimpiade 2020 sesuai dengan rencana semula, IOC mulai membuka opsi penundaan pesta olahraga terbesar di dunia tersebut.

“IOC akan berkoordinasi dengan Komite Penyelenggara Olimpiade 2020 dan pihak berwenang di Jepang serta Pemerintah Kota Tokyo guna menyelesaikan penilaian terhadap perkembangan situasi kesehatan dunia dan dampaiknya terhadap Olimpiade, termasuk skenario penundaan,” tulis pernyataan IOC yang dikutip dari AP.

Sementara Canadian Olympic Committee (COC) dan Canadian Paralympic Committee (CPC) dipastikan tidak akan mengirimkan atlet ke Tokyo 2020 jika tetap digelar di tengah wabah virus corona. Secara tegas Kanada meminta kepada IOC maupun International Paralympic Committee (IPC) and Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk menunda Olimpiade hingga setahun ke depan.

Post Your Thoughts