Khabib Pensiun Dini dari UFC, Restu Ibu Jadi Kunci

Khabib Pensiun Dini dari UFC, Restu Ibu Jadi Kunci

Khabib Nurmagomedov berhasil kalahkan Justin Gaethje dan mempertahankan sabuk juara kelas ringan UFC pasca pertandingan pada Minggu, 25 Oktober dini hari WIB di Fight Island, Abu Dhabi.

Khabib Nurmagomedov cuma butuh dua ronde dari lima ronde pertandingan. Petarung asal Dagestan itu melakukan triangle choke ke Justin.

Khabib Nurmagomedov makin mengukuhkan diri sebagai juara kelas ringan UFC. Tak cuma itu, rekor kemenangannya bertambah dan tak ternoda, 29-0.

Setelahnya, perasaan Khabib Nurmagomedov campuk aduk. Dirinya tentu senang bukan main, tapi lain sisi dirinya tak mampu membendung air mata karena kali ini Khabib bertarung tanpa adanya kehadiran sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov.

Bahkan, Khabib juga mengeluarkan pernyataan mengejutkan tentnah keputusannya pensiun dari UFC

“Hari ini saya katakan, saya pensiun dari UFC,” ujar Khabib.

“Setelah ayah saya meninggal, ibu saya bilang untuk tidak bertarung lagi. Saya bilang kepadanya, bahwa ini akan menjadi pertandingan terakhir. Saya harus memegang janji saya,” lanjutnya.

Khabib Nurmagomedov banyak mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan timnya. Dia pun berharap, UFC menjadikannya sebagai petarung terbaik sepanjang masa.

 

Restu Ibu, Faktor Penentu Khabib Nurmagomedov Batalkan Pensiun

Mengalahkan Gaethje membuat Khabib bisa mencatatkan 29 pertandingan tanpa kalah sepanjang kariernya. Dia tak bisa lagi melanjutkan ke depan karena merasa kehilangan sosok ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov yang telah meninggal dunia.

Abdulmanap adalah sosok yang membuat Khabib bisa menjadi petarung hebat seperti sekarang. Sejak kecil dia ditempa kemampuannya sehingga punya kekuatan untuk bertarung di atas oktagon.

Javier Mendez, selaku pelatih Khabib mengatakan sebenarnya ada kemungkinan keputusan pensiun itu dibatalkan. Asalkan ibu dari Khabib memberi restu.

Karena yang dia tahu, Abdulmanap selalu ingin Khabib pensiun ketika mencatatkan 30 kemenangan. Itu artinya masih ada satu pertarungan yang mesti dijalani.

“Jika ibunya melihat bahwa dia dapat melanjutkan dan Khabib benar-benar ingin melakukannya, maka dia mungkin akan mengatakan, pergilah dan penuhi wasiran ayahmu untuk menorehkan 30-0,” ujar Mendez, dikutuip dari Insider.

Mendez juga mengungkapkan jika Khabib sebenarnya tidak ingin pensiun di usia sekarang ini. Dia masih yakin bisa bersaing di level tertinggi.

“Saya tidak tahu, tapi saya hadir dan dia selalu berkata, mengapa kalian berbicara tentang pensiun, saya baru 32 tahun,” tuturnya.

Bagi Mendez, apa yang diputuskan Khabib usai bertarung melawan Gaethje murni karena emosional. Dia betul-betul kehilangan sosok Abdulmanap.

 

Post Your Thoughts