Kabar di dunia sepak pola terkait Liverpool yang di duga berniat untuk memulangkan Philippe Coutinho kini makin senter terdengar dan bahkan dilengkapi dengan berbagai alasan. Adapun alasan tersebut juga cukup dijadikan bukti yang mendukung kepulangan sang playmaker ke Anfield.

Sebelumnya, Coutinho memang pernah jadi idola di Liverpool. Namun, pada tahun 2018 dirinya lebih memilih melanjutkan karier bersama klub raksasa Spanyol Barcelona. Namun sayangnya, saat di Camp Nou dirinya sering terlibat cekcok dengan suporter.

Gagal bersinar disana, Gelandang asal Brasil itu pun akhirnya dilepas ke Bayern Munchen dengan status pinjaman.

Akan tetapi sayangnya lagi, meski telah terikat kontrak lima musim di Barca nasib Coutinho bisa dibilang masih tak menentu. Sebab kabarnya Munchen tak mau merogoh yang terlalu besar untuknya.

Kini kabar baru yang berhembus mengatakan bahwa Liverpool diklaim berniat untuk memulangkan mantan bintangnya itu. Sang pelatih, Jurgen Klopp, pun dikabarkan setuju untuk membawa Coutinho pulang ke Anfield.

Lalu kali ini kira-kira apa yang membuat Coutinho di pulangkan ke Anfield? Simak pembahasannya seperti yang dilansir di cnn Indonesia ini.

Kenapa Liverpool Pulangkan Coutinho? Ini Dia Faktanya

Alasan Liverpool Pulangkan Coutinho

Butuh Gelandang Kreatif

Hingga sejauh ini bisa di katakana Liverpool tengah menjalani musim fantastis. Mereka selangkah lagi merengkuh gelar juara dengan jarak 22 poin dari rival terdekatnya Manchester City.

Akan tetapi meski terlihat begitu cemerlang perjalanannya di akhir waktu ini, Liverpool diketahui memang memiliki celah di lini tengah. Dalam setiap pertandingan,klub sepak bola ini nyaris tak punya gelandang kreatif yang mampu membongkar pertahanan lawan dari tengah lapangan.

Adapun pemain Jordan Henderson, Fabinho, dan Georginio Wijnaldum memang mampu tampil cemerlang tentunya dengan caranya masing-masing. Akan tetapi ketiganya lebih banyak berperan sebagai distributor bola.

Apabila berhasil memulangkan Coutinho, maka dirinya bisa jadi inisiator di lini tengah. Kemampuan individunya bisa merusak pertahanan lawan, memberikan assist, serta mencetak gol. Dengan begitu bagi lawan,Liverpool akan jadi lawan yang makin menakutkan.

Tak Perlu Adaptasi

Apabila Coutinho benar benar akan kembali ke Liverpool, salah satu keuntungannya adalah dirinya tak butuh waktu banyak untuk beradaptasi di Liverpool. Apalagi ia sudah pernah bekerja sama dengan Jurgen Klopp dan wajah-wajah lama seperti Jordan Henderson, Salah, Mane, dan Firmino.

Dengan begitu pelatih Liverpool juga tidak terlalu menguras banyak energy dan tenaga mengatur strategi dan membuat Coutinho beradaptasi dengan gaya bermain Liverpool di bawah arahannya

Dicintai Fan Liverpool

Pada tahun 2018 Coutinho sempat membuat fan Liverpool marah saat memutuskan pindah ke Barcelona disaat para petinggi klub dan Jurgen Klopp sudah berusaha keras mempertahankannya di Anfield.

Namun meski demikian, para penggemar tentu akan bisa melupakan kontribusi besar Coutinho saat masih bermain di Liverpool. Bahkan Fan Liverpool sempat menjuluki pemain idolanya itu sebagai The Magician.

Pada musim 2014/2015 dan 2015/2016, Coutinho juga pernah terpilih sebagai pemain terbaik versi fan Liverpool. Selain itu, jajak pendapat yang dibuat Liverpool Echo musim lalu menunjukkan Coutinho masih dicintai suporter. Sebanyak 2/3 penggemar dari total 30.000 suporter, masih menginginkan Coutinho kembali ke Anfield.

Berdasarkan alasan –alasan diatas, maka cukup kuat untuk di jadikan alasan oleh Liverpool memulangkan sang ‘Pesulap’ nya musim depan.

Post Your Thoughts