Jumlah pasien positif covid-19 di Indonesia yang terus bertambah setiap hari membuat pemerintah harus segara bertindak mengambil kebijakan. Di Indonesia, pemerintah pusat melalui Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto telah menyetujui keinginan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna meminimalisir penyebaran covid-19 di Ibukota.

Hal yang patut diketahui dalam aturan pelaksanaan PSBB antara lain adalah larangan berkumpul melebihi lima orang.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali turut mengimbau kepada semua cabang olahraga agar mematuhi keijakan pemerintah berupa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

“Kita harus patuhi aturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah. Kalau dinyatakan tidak bisa, maka jangan memaksakan diri. Yang paling penting diutamakan sekarang ini adalah kesehatan dan keselamatan para atlet, pelatih, ofisial dan lainnya. Yang lain [soal prestasi] kita urus setelah wabah covid-19 ini selesai,” ujar Menpora

Menurut Menpora Zainudin semua aktivitas latihan yang dilakukan oleh semua cabang olahraga terhadap atletnya semata-mata bertujuan untuk mendapatkan prestasi terbaik. Akan tetapi apabila kesehatan dan keselamatan atlet menjadi taruhan jika tetap memaksa latihan ditengah pandemic maka tentu tujuan itu tak akan tercapai

“Kalau sampai atlet atau pelatihnya sakit, bahkan penyakitnya bisa membahayakan jiwa mereka berarti kan sia-sia atlet dan pelatihnya melakukan pelatnas. Kalau mereka tidak selamat, prestasi pasti sudah tidak mungkin diraih. Kalau itu terjadi, berarti kita semua yang rugi,” jelasnya.

Cegah Covid-19, Semua Cabang Olahraga Dihimbau Patuhi PSBB

Dispensasi Untuk Persiapan Olimpiade 2020

Akan tetapi hingga saat ini masih ada beberapa cabang olahraga yang melaksanakan pemusatan latihan di tengah pandemi virus corona. Namun mayoritas  cabang olahraga tersebut adalah mereka  yang tengah bersiap untuk berjuang tampil di kualifikasi Olimpiade 2020.
Untuk kasus tersebut, Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) pun telah meminta kepada pelatnas Cipayung atas kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari di wilayah DKI Jakarta agar diberi dispensasi mengingat tuntutan yang berbeda dari tim atlet

Sementara itu,Sekjen PP PBSI, Achmad Budiharto mengungkapkan bahwa masih banyak atlet yang memilih tetap tinggal di Cipayung meskipun PBSI telah meliburkan latihan. Menanggapi hal tersebut, Budi pun berkoordinasi dengan pihak Kemenpora supaya membantu mendapatkan dispensasi

Post Your Thoughts